First Week: Eat, Laugh, Works

Minggu pertama 2019 yang kualami lancar jaya!

Nah, dua hari pertama kuhabiskan di rumah. Pingin banget rasanya ngelanjutin proposal penelitian skripsi, tetapi nggak tahu kenapa ide masih mandeg. Lucunya, ideku biasanya keluar di tempat aneh bernama kamar mandi. Misal, aku ke kamar mandi buat buang hajat doang gitu kan, tahu-tahu bisa muncul ide, "Eh, Nis, faktor acuanmu dalam penelitian empat aja! A, B, C, D,".

Yah, hasrat menelurkan hajat diganjar dengan ide skripsi. Memang Tuhan Maha Segalanya.

Sambil mengisi waktu luang, aku mencoba download permainan PC baru. Kali ini aku coba mengunduh Sherlock Holmes: The Awakened. Senang sekali bisa unduh dan install itu sendiri sampai mengetahui permainan itu menyiksa secara psikis. 

Aku orangnya penakut abis nih, tapi di saat yang sama suka sok-sokkan gitu. Waktu lihat walkthrough gitu, aku udah tahu itu bakalan agak serem. Ya tapi masih aku mainin itu game. Alhasil, pas jatahnya si Sherlock ini harus masuk lorong gelap dan nemu mayat yang udah dipotong-potong gitu, aku jerit-jerit langsungan.

Dan bersabdalah Tuan Besar dari pintu kamarku, "Nisa, teriak-teriak lagi internetnya Papa matiin!".

Kekosongan waktu itu nggak berlangsung terlalu lama, sih. Sekitar hari Kamis, Om Farid ngasih kabar di grup besar MAFINDO Semarang kalau kita bakalan ada kegiatan tanggal 16 Januari. Akhirnya, Jumat kemarin aku turun dong ke Semarang. Kami ngobrol-ngobrol di Disperindag gitu untuk menyusun acara, dilanjut ke rumah Om Farid di Tembalang.

Hari Sabtu ini aku, Aldin, dan Mbak Priska merapatkan satu kegiatan lagi yang harus diadakan selain tanggal 16, yakni CFD di akhir bulan. Entah karena aku akhir-akhir ini cukup bawel masalah administrasi sebagai sekretaris atau dari sononya emang bawel, aku dijadikan ketua panitia kali ini. 

Ditunggu ye kegiatannya. Kalian harus datang kalau domisilinya di Semarang.

Sorenya, aku, Aldin, Mama, dan Adek nonton di Transmart. Eh, bentar. Yang nonton itu ya cuma Mama, Adek, dan Bopo Kaji itu. Aku sih...bikin proposal kegiatan CFD di Tong Tji Tea House sambil ngegalau, HAHA. Usai nonton, kami makan di Waroeng Steak Tembalang dan pulang. Gitu aja.

Eh, nggak gitu aja, Pemirsa. Sebenernya waktu pulang itu kami banyak cerita-cerita soal kuliah. Aku banyak cerita hal-hal lucu soal HI dan seisi mobil ketawa ngakak sampai rumah. Mama sakit perut dan asthmaku hampir kumat karena kebanyakan ketawa. 

Sebenernya nih, aku jadi mikir kan. Ternyata aku bisa gitu ya bikin orang-orang ketawa ngakak dari Tembalang sampai Ungaran. Soalnya kan aku biasanya agak serius kalau sama orang lain yang...well, nggak terlalu kenal. Eh, nggak. Sama sahabatku aja aku lebih sering serius daripada bikin ngakak gitu. 

Well, nggak juga, ah. Tergantung sebenernya. Sama teman-temanku yang cuma kenal seminggu pas OSN di Salatiga aku banyak ketawa ngakak dan bikin jokes gitu, sih. Dari lomba makan sampai dark jokes. Dari kubu-kubuan sampai cinta-cintaan.

Sama teman-teman MAFINDO yang nggak terlalu kenal dalem malah aku lebih sering misuh. "Wey, geblek anjir,", "Mbok nggenah we, ndes,", "Heh, mong mong (anjing) ya Anda ini,", "Oh lha, ra'suka (ndasmu),", udah jadi omongan sehari-hari. 

Oke, itu bukan sesuatu yang bisa dibanggakan, tetapi sesungguhnya wahai netizen, itu diri saya yang sebenarnya kalau sudah berani eksplorasi diri sendiri. Kalau kalian bilang, "Nisa pinter ya, nggak banyak omong," maka sesungguhnya kalian belum terlalu kenal saya. Saya jauh lebih bejat dari yang Anda bayangkan, hohoho.

Gitu aja ah cerita seminggu ini. Au revoir!




Anissa Antania Hanjani



NB: Resolusi 2019 Anissa harusnya nih jadi lebih humoris gitu ya, banyak ketawa gitu. Oh ya, soal misuh ini cuma yang di lingkup Proletar MAFINDO Semarang doang. Nggak sopan begituan di depan Om Farid dan Pak Fajar, gaes.

Komentar