Hai, pipol! Balik lagi, nih.
Beberapa hari ini...well, menyenangkan, bisa dibilang begitu. Bertemu dengan orang terkasih setelah sekian lama. Besok aku juga akan jalan-jalan ke Jogja (lagi). Minggu ini sangat menyenangkan pokoknya.
Akhir- akhir ini aku juga berjuang melawan negative thoughts yang tiba-tiba muncul. Karena aku terlalu overthinking kali ya. Agama bilang sebagian besar prasangka adalah dosa, jadi yaa...jangan di-keep kan yang begituan. Harus cepat-cepat dibuang.
Intinya, I try to keep myself alive. Ada banyak hal yang sedang kusukai juga, berarti ada banyak hal juga untuk menghilangkan negative thoughts tadi, kan?
Seperti cerita-ceritaku sebelumnya, aku sedang suka produk make up dan skin care. Iya, baru sekarang sukanya, nggak tahu dari dulu ke mana aja. Namun, aku berusaha mengontrol diri biar nggak kalap buat beli produk-produk itu, kan. Jadi, aku browsing produk-produk apa aja yang kualitasnya bagus, tetapi harganya antara Rp 50.000-100.000. Kan harga-harga itu ya setara dengan uang sakuku dikumpulin dalam beberapa hari doang. Ternyata banyak banget! Hahaha, lagi-lagi aku baru tahu.
Nah, saking pinginnya mencoba, akhirnya diam-diam aku beli beberapa produk. Aku beli eyeliner dan berencana belajar gimana cara pakainya besok. Terus, aku diam-diam mengambil uang tabunganku buat beli setting spray, HAHAHA. Aku beli Pixy Aqua Beauty Protecting Mist yang super murah. Kapan-kapan pingin deh mencoba Wardah C-Defense Face Mist kalau uang tabunganku udah ngumpul lagi.
Iya, ini diam-diam juga, sih. Ketahuan Mama...well, nanti pasti dikira aku aneh-aneh lagi, hahaha.
Setelah tahu ternyata menyenangkan sekali beli-beli begituan, akhirnya aku mulai pasang target untuk beli lagi. Well, kalau uangku ngumpul lagi, aku pingin beli foundation, toner, cleanser, dan concealer.
Untuk skin care, aku sederhana aja. Setiap pagi usai mandi, aku berusaha keras membiasakan diri pakai masker dari putih telur. Enak abis deh pokoknya. Aku mengurangi eye bag sisa-sisa begadang ngerjain tugas dengan sendok dingin. Pagi pokoknya cukup pakai pelembab biasa yang ada SPF sama lip balm biar bibirnya lembap. Malam aku cuci muka biasa, terus mendinginkan area eye bag dan muka pakai sendok dingin, terus pakai krim pelembap buat bayi dari Cussons dan lip balm. Aku baca artikel di beauty journal, ternyata lip balm penting banget even kalau mau tidur supaya bibir tetap lembap. Oh, hampir kelupaan. Sebenarnya sebelum pakai Cussons, aku pernah pakai Innisfree Green Tea Seed Serum yang aku beli semester lima lalu dari temanku. Ternyata enak banget, gais. Wajahku berasa enak banget habis bangun tidur gitu, kenyal dan lembap. Sayang waktu itu nggak ada duit buat beli yang botolan. Pasti bakalan beli itu kalau udah punya duit tabungan, soalnya enak banget. Aku masih punya satu sachet lagi dan bakalan kupakai besok sebagai pelembap sebelum make up. Well, berhubung udah punya primer yang ada SPF-nya.
Oh ya, nggak lupa juga minum air putih yang banyak. Hidrasi harus tetap terjaga, dong.
Well, kulitku tipe yang gampang banget berminyak, jadi facial oil paper harus tersedia di tas. Aku juga berusaha membiasakan diri pakai pelembap, even kalau nggak pergi ke mana-mana.
Hasilnya terasa banget, sih. Komedo jauh banget berkurang, itu yang aku rasain terutama. Wajahku jadi jauh lebih enteng gitu.
Another thing, aku sedang dalam diet. Nggak ekstrim, sih. Kalau ekstrim malah peluang gagalnya jauh lebih besar karena nggak bisa kontrol diri, HAHA. Biasa aja palingan, sih. Setiap pagi setelah bangun tidur, aku sit up 20 kali. Mengurangi porsi nasi. Banyak minum air putih. Terutama banget nih, aku menghindari yang manis-manis. Dalam beberapa hari ini, aku SANGAT BERUSAHA buat itu karena I'm a big fan of sweet flavor, especially chocolate. Aku penggila cokelat, jadi ujian buat menghindari makanan dan minuman manis adalah yang terberat. Gantinya, aku minum banyak air putih. Dua hari lalu waktu pergi sama Aldin, Bang Edrian, dan adikku makan di luar, aku nggak pesan minum. Bawa air putih sendiri.
HUWEEEE SUSAH GILA BUAT BEGITUAN GUSTI!!
But, intinya aku melakukan diet ini adalah untuk memperketat kontrol diri dan emosi. Iya sih, aku juga pingin berat badan turun, tetapi kan nggak bisa dong nanti kalau udah tercapai targetnya terus selesai begitu aja. Jadi, aku set dalam diriku sendiri bahwa ini untuk kontrol diri dan emosi. Mengontrol gimana caranya nggak dikit-dikit kepikiran mau jajan cokelat di kantin (huhu). Nggak dikit-dikit mampir ke Aa di kantin terus nyelenong beli HiLo cokelat. Ada keyakinan dalam diriku sendiri, entah mengapa, bahwa kalau aku bisa memegang kendali atas diriku sendiri, semua akan membaik. Emosi, terutama, juga my procrastination mind.
Nah, jadi selama diet, aku cukup diuntungkan juga. Uang yang harusnya buat makan siang dan jajan bisa ditabung buat beli make up dan skin care. Lagian, aku udah 20 tahun. Aku punya risiko juga buat kena diabetes kan, karena Papa juga kena diabetes dari Eyang Putri. Risikonya katanya 6 kali lebih besar kalau keturunan, sih. Makanya, aku rasa ini baik banget buatku.
Another else, aku lebih rajin buka-buka beauty journal buat lihat-lihat gaya fashion yang casual. Aku membuka beberapa tutorial hijab di YouTube juga yang simpel, tetapi fashionable. Ternyata banyak ya, batinku (selama ini aku ke mana aja coba, bego banget). Akhir-akhir ini aku mencari kaos-kaos polos buat dalaman, sementara kemejaku aku pakai buat outer gitu. Kadang aku memadukan beberapa blus dengan outer yang aku punya. Tak lupa celana jeansnya.
Diet, make up, dan skin care entah mengapa membuatku...alive akhir-akhir ini. Aku jadi lebih puas dengan diriku sendiri. Well, aku sedikit lebih percaya diri daripada biasanya. Mungkin karena...penampilanku jadi sedikit memuaskan?
Let's go to another topic.
Dua hari lalu aku mengisi acara di CL, kan. Kebetulan waktu itu Bang Edrian lagi di Semarang, jadi dia ikut aku, Aldin, dan adikku yang mengisi acara di sana. Menyenangkan sekali, sih. Usai mengisi acara, kami makan di warung Nasi Ayam Yu Suti di Jl. Mataram. Setahuku itu yang paling terkenal, deh. Penjualnya sendiri juga cerita beliau udah jualan dari tahun 1982.
Aku adalan fans berat nasi ayam semarangan! Sebagai fans berat makanan kaki lima, nasi ayam semarangan adalah segalanya. Super murah, porsinya kecil (cocok banget buatku yang sedang diet), dan super enak. Nggak tahu ya, padahal isinya gituan doang, lho. Nasi dalam porsi kecil, dikasih kuah opor, suwiran ayam, telur separuh, tahu, krecek, dan sayur rambak. Gituan doang, tetapi ueeeenaaakkk puooll. Nasi Ayam Yu Suti itu terutama, wuah, enak banget.
Karena setahuku sekarang buka cabang di Ungaran, besok-besok kalau pulang malam dan belum makan, aku pasti makan di sana. Ya I mean, untuk kantung mahasiswa pas banget. Seporsi cuma Rp 9.000, satenya cuma Rp 2.000 per tusuk.
Aku senang Aldin, Bang Edrian, dan adikku menikmati itu juga. Kadang geli gitu pas Aldin bilang kalau aku jago rekomendasiin makanan enak.
Udah dulu ya. Besok mau jalan-jalan ke Jogja, nih. Untuk minggu ini, kurasa satu hal yang ingin kutegaskan: keep yourself alive. Apapun yang kalian suka, lakukan aja.
Anissa Antania Hanjani
Komentar
Posting Komentar