Oke, lupakan sejenak soal bencana kehilangan data yang terjadi barusan. Ada sesuatu yang lebih mendesak untuk dikhawatirkan.
Tadi siang saat mengkhawatirkan hilangnya data di laptop, aku membuka WhatsApp dan menyadari akunku masuk ke grup baru. Well, bau-bau kerjaan lagi nih, batinku. Hm, tapi ini kerjaan apa? Siapa yang masukin?
Ternyata dari Mbak Dewi.
Mbak Dewi mengumumkan di grup itu bahwa tanggal 3 Februari akan ada acara serentak di 14 kota tentang edukasi perempuan, kerja sama antara Google dan MAFINDO Pusat. Acaranya bertema gerakan perempuan pintar memilih, so, aku rasa ini bakalan kupas tuntas soal hoax pemilu 2019. Aku ditunjuk sebagai pembicara di Fave Hotel, Semarang.
"Mateng aku," batinku.
Degup jantungku semakin kencang ketika melihat siapa saja yang mengisi di kota-kota lainnya. Ada Mbak Heni, Mbak Dewi sendiri, Mbak Erwina, Bu Silma, Mbak Rovien, dan Mbak Wiji.
"Ya Tuhan, aku piyik sendiri dong!" ujarku tidak percaya.
Ya, lihatlah saja siapa-siapa yang mengisi. Semua berpengalaman, sudah ikut training dari Google tahun lalu, cakap dalam public speaking, sementara Anissa? Masih 20 tahun, belum lulus S1, jam terbang masih rendah juga.
Ini siapa dah ya yang masukin nama saya ke sini?
Oke, kau mulai lagi, Anissa. Tidak penting siapa yang membuatmu di sana. Sekarang acara tinggal 3 hari lagi, kau harus menyiapkannya baik-baik.
Hya, I'll do my best!
Anissa Antania Hanjani
Komentar
Posting Komentar